Saripati ilmu yang diekstrak dari berbagai buku bermutu di dunia

test

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Rabu, 29 April 2020

Ladang Emas: Bagaimana Menentukan Lokasi Bisnis yang Tepat

Penerbit: Elex Media Komputindo
Penulis: L. Sally Maitimu
Tahun terbit: 2017
ISBN: 978-602-04-4733-9
EISBN: 978-602-04-8156-2

Tempat usaha adalah ladang emas. Ada pepatah lama dalam dunia retail yang mengatakan, "Ada tiga faktor utama dalam kesuksesan dunia retail, lokasi, lokasi, dan lokasi."

Semua pengusaha ingin mendapatkan lokasi usaha yang cepat menghasilkan keuntungan dan bertahan lama dalam kesuksenan. Di sekitar kita banyak lokasi bisnis yang bertahan lama dan sukses. Namun ada juga yang tidak bertahan lama. Buku ini memberi saran-saran tentang bagaimana memilih lokasi yang strategis untuk membuka usaha.


Di bagian awal buku ini, penulis menyajikan tentang usaha apa yang sebaiknya dipilih dengan mendasarkan pada sebuah rumusan para ahli. Menurut Sharon L. Lechter dan Greg S. Reid dalam buku Three Feet from Gold, sukses bisa diraih dengan rumus berikut:
((P+T) x A x A) + F = Success
P = Passion (hasrat)
T = Talent (kemampuan)
A = Associate (orang-orang yang tepat)
A = Action (tindakan)
F = Faith (keyakinan)

Selanjutnya dikupas tentang pertimbangan apa saja yang harus diperhatikan untuk memilih lokasi usaha. Memilih lokasi di dalam pusat perbelanjaan tentu berbeda dengan memilih lokasi di lingkungan perkantoran. Demikian pula dengan lokasi di area permukiman, area wisata dan area komesial lainnya. Masing-masing memiliki beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan.

Lokasi tempat usaha tidak harus dimiliki oleh si pengusaha. Justru seringnya, lokasi strategis itu sudah ada yang memiliki dan kita sebagai pengusaha hanya bisa melakukan sewa. Ada negosiasi dengan pengelola/pemilik dengan mempertimbangkan brand, luas area, sistem sewa, serta jangka waktu sewanya.

Setelah mendapatkan lokasi, pengusaha juga perlu memikirkan elemen-elemen lain yang mendukung, misalnya tata letak, signage (rambu-rambu), serta desain interior dan eksterior lokasi usaha tersebut. Mengenai hal ini dibahas di bab tersendiri, tentang elemen pendukung lokasi.

Bahasan selanjutnya adalah bagaimana menghadapi tantangan dalam perubahan. Kemungkinan adanya kompetitor, keharusan pemindahan lokasi, perubahan di dalam bangunan lokasi, atau juga karena perubahan di sekitar lokasi. Di bagian akhir disebutkan tips mengelola lokasi usaha, yang diadopsi dari teori Peter Drucker. Tips tersebut dapat disingkat menjadi SMART, specific, measureable, achievable, relevan, serta time bound.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot