Saripati ilmu yang diekstrak dari berbagai buku bermutu di dunia

test

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 23 Februari 2021

Miskin? Jangan Mau!

 


Penulis: Slamet Karyadi
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2008
Jumlah halaman: x+ 189
ISBN: 978-979-27-3220-7
EISBN: 978-602-04-2849-9

Apakah Anda ingin mengubah nasib dari miskin menjadi kaya? ingin mendapatkan uang tambahan? ingin mewujudkan cita-cita masa kecil yang belum tercapai? atau ingin memulai usaha cocok dengan kondisi Anda?

Kalau jawaban Anda "iya", menurut penulisnya, buku ini cocok untuk Anda. Mengapa demikian? Kita lihat dalamnya. Terlepas kita membaca buku ini 12 tahun setelah pertama kali diterbitkan. Semoga saja masih relevan.



Buku ini diawali dengan cerita tentang fase kehidupan kita, yang disusul dengan beberapa pertanyaan untuk kita semua:

Pertanyaan Tahap Pertama

Apakah Anda sekarang sudah dewasa? Apakah cita-cita Anda sudah tercapai? Apakah Anda merasa miskin?
Jangan pernah menyesali keadan Anda yang memang sudah terjadi. Susun kemabli dan arahkan langkah Anda menuju kehidupan yang Anda cita-citakan. Apakah Anda termasuk orang yang suka merenungi nasib? Nasih seseorang tidak akan berubah kalau orang tersebut tidak mengubahnya sendiri. Pertanyaannya, "Pernahkah Anda benar-benar berusaha mengubah nasib?

Jika Anda ingin output yang lebih besar, Anda harus menambah inputnya. Jika Anda ingin hasil yang lebih besar, Anda harus lebih keras berusaha. Pertanyaannya, Sudahkan Anda melakukannya?

Pertanyaan Tahap Dua

Dalam perencanaan keuangan, hanya ada dua hal pentung yang harus Anda ketahui. APa itu? Pertama adalah bagiamana mendapatkan penghasilan dan yang kedua bagaimana mengelola penghasilan tersebut. Apakah ANda sudah melaksanakan keduanya dengan baik?

Beranikah Anda untuk sukses? Seberapa besar rezeki yang kita inginkan sama dengan sebearapa besar risiko yang berani kita ambil. Apakah Anda siap untuk sukses?

Selanjutnya penulis mendefinisikan kemiskinan dalam empat tingkatan. Tingkat I didefinisikan dengan keadaan yang kebutuhan pokok sandang, pangan, dan papannya tidak bisa terpenuhi.

Miskin tingkat II didefinisikan dengan keadaan kebutuhan pokok atau kebutuhan primer sandang, pangan, dan papannya terpenuhi, tetapi kebutuhan sekundernya tidak.

Miskin tingkat III didefinisikan dengan keadaan kebutuhan primer ataupun sekundernya terpenuhi, tetapi kebutuh tersiernya tidak.

Miskin tingkat IV didefinsiikan dengan keadan kebutuhn primer, sekunder, ataupun tersiernya terpenuhi, tetapi belum bisa menjamin anak-anaknya secara finansial.



Jadi, kalau kita sudah bisa memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier tetapi belum bisa menjamin anak-anak secara finansial, berarti kita masih tergolong miskin.

Untuk itu, jadilah kaya raya. Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power mengatakan bahwa pada dasarnya tudjuan hidup setiap prang hanya dua: Moving Away (menghindari sesuati) dan MOving Toward something (menuju sesuatu).  Orang yang tujuan hidupnya adalah moving forward something, mereka akan mendefinisikan suksesnya dengan hal-hal yang mereka INGINKAN dalam hidup, misalnya mau kaya, mau hidup senang,mau menjadi direktur, dan sebagainya.

Robert Kiyosaki dalam sebuah surveinya, menyebutkan bahwa 65% orang di dunia hidup dalam keadan menderita, 32% dalam keadaan survive, dan hanya sekitar 3% yang dalam tahap sukses. Untuk mencapai titik sukses itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan:
Ubahlah cara berpikir dari moving away ke moving toward something
Ambil role model atau tokoh idolah dari bidang yang kita tekuni.
Duplikasikan apa yang telah dilakukan role model tersebut sedetail mungkin.
Berani menanggung risiko yang berupa kegagalan. Bukan gagalnya yang memberi arti dalam hidup kita, tapi bagaimana kita memersepsikan kegagalan tersebut yang membuat perbedaan dalam hidup kita.
Jangan pernah dan jangan pernah sekalipun berhenti sebelum mencapai sukses.

Lalu, salah satu cara untuk mengatasi kemiskinan itu dengan investasi termasuk bagaimana memulainya.

Di bagian-bagian selanjutnya, ada cara-cara untuk menjadi kaya melalui berbagai macam usaha. Informasi yang diberikan adalah perkiraan modal yang dibutuhkan, faktor penentu apa saja yang perlu diperhatikan, pengetahuan-pengetahuan lain yang merupakan pelengkap dari masing-masing jenis usaha.

Usaha-usaha yang diulas di buku ini adalah:
  1. Franchise mini market
  2. Jual-beli rumah
  3. Rental komputer
  4. Kios kartu dan Aksesori HP
  5. Warung makan
  6. Bisnis wartel VoIP
  7. Bisnis katering kecil-kecilan
  8. Bisnis salon
  9. Bisnis toko kue
  10. Laundry mahasiswa
  11. Bisnis gorengan
  12. Bisnis rumah petak
  13. Bisnis jasa pengetikan
  14. Bisnis eksportir produk
  15. Bisnis sewa alat perkantoram
  16. Olah data tesis dan skripsi
  17. Toko perlengkapan muslim
  18. Toko mainan anak
  19. Peternakan sapi (Penggemukan)
  20. Rumah kos
  21. Rental VCD/DVD. Tapi sepertinya yang ini sudah usang. Kurang relevan dengan kondisi perkembangan zaman saat ini.
Nah itulah sekelumit ringkasan mengenai buku Slamet Karyadi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot