Saripati ilmu yang diekstrak dari berbagai buku bermutu di dunia

test

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Selasa, 19 Juni 2018

Cara Gampang Punya Mobil Tanpa Modal

Penulis: Deni Setia
Penerbit: Dunia Cerdas
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 978-602-1380-14-7
Jumlah halaman: 140
Ukuran buku: 15cm x 23cm

Buku ini diawali dengan cerita kisah-kisah sukses beberapa orang yang awalnya hidup pas-pasan tetapi kini menjadi jutawan karena bisnis terkait dengan mobil. Ada Mas Aryanto yang dulu pernah hidup dengan menjadi seorang loper koran dan satpam kini sudah memiliki perusahaan persewaan mobil mewah berbekal keterampilannya menyetir.



Ada juga Mbak Feby dan Mas Rian yang menggunakan mobil keluarga mereka sebagai moko alias mobil toko. Alih-alih menyewa ruko, mereka memanfaatkan mobilnya sebagai etalase berjualan kuenya. Lalu Kurniawan Santosa yang setelah di-PHK kemudian mencoba peruntungan membuka jasa antar jemput dengan mobilnya. Dalam waktu kurang dari satu dekade, armada Kurniawan sudah menjadi tujuh unit.

Di bagian berikutnya, penulis mengulas tentang motivasi memiliki mobil. Ada motivasi gengsi, ada juga karena yang menyesuaikan kebutuhan usaha. Demikian pula tentang pilihan membeli mobil bekas atau baru. Untuk membeli mobil bekas, ada beberapa saran dari penulis:
  1. Pelajari mobil itu dengan seksama. Periksa pada siang hari dan usahakan mobil dalam kondisi kering sehingga kita bisa memeriksa kualitas cat, warna, cacat-carat seperti karat, penyok, dan lain-lain yang melukai tampilan mobil. Demikian pula dengan memeriksa interiornya.
  2. Lakukan test drive. Ini merupakan hak sekaligus tanggung jawab sebagai pembeli. Tes ini untuk memastikan bahwa kondisi mobil nyaman dan tidak ada masalah mekanik yang berarti. Coba dengan jarak tempuh dan kecepatan tertentu dengan memperhatikan proses perpindahan gigi, rem, kopling, gas, indikator kecepatan, bensin, suhu mobil, pembersih kaca, dan sistem penguncian mobil secara umum.
  3. Cari penilaian lain terhadap mobil tersebut. Penilaian ini bisa berasal dari rekan dan orang yang berpengalaman dalam hal otomotif. Tetapi pastikan bahwa penilaian itu fair, tidak terpengaruh oleh pertemanan atau hal lain yang membuat penilaian itu bias.
  4. Jangan ragu untuk menegosiasikan harganya. Harga mobil baik baru maupun bekas bisa dinegosiasikan. Jika harga sulit turun atau turun hanya sedikit, coba tanyakan ke penjualnya jaminan atau servis apa yang bisa didapatkan setelah kita membeli mobil tersebut. Hal ekstra ini bisa menggantikan diskon yang tidak terlalu besar.
  5. Cek kelengkapan dokumen. Sebelum menandatangani perjanjian jual-beli, cek ulang semua dokumen yang berhubungan dengan mobil itu. Hal ini sangat penting terkait dengan kemudahan dan kenyamanan berkendara dan segala aktivitas yang akan kita lakukan terhadap mobil itu nantinya.
Untuk pembelian mobil baru, beberapa hal juga harus diperhatikan:
  1. Lakukan test drive terhadap beberapa mobil. Hal ini untuk perbandingan kondisi mobil incaran kita dengan mobil lain yang tipe dan spesifikasinya mirip. Merupakan hak pembeli untuk menjajal mobil yang ada di diler.
  2. Melihat tanggal pembuatan. Tanggal perakitan ini terdapat pada rangka mobil. Hal ini penting sebagai pedoman kita menaksir harga mobil jika kelak kita akan menjualnya.
  3. Perhatikan kontrak. Hal ini penting karena terkait peraturan hukum. Kita bisa meminta pembaharuan redaksional kontrak bila ada kata atau kalimat yang kurang jelas, tidak eksplisit, atau bermakna ganda. Misal kata 'segera' dalam koom pengiriman barang, kita bisa menanyakan dan meminta untuk memperjelas tanggalnya.
  4. Pahami garansi. Semua mobil baru disertai garansi pabrik. Cek detail garansi yang disediakan, seperti durasi atau hal-hal apa saja yang termasuk di garansi. Jaminan akan sparepart asli dan minyak pelumas yang direkomendasikan harus tetap terjaga.
  5. Cek sebelum kirim. Diler pasti akan mengecek kondisi mobil sebelum dikirim dan diserahkan kepada kita. Namun, kita juga bisa meminta untuk melakukan cek secara pribadi untuk menjaga mengetahui kualitas mobil tersebut secara seimbang. Kita bisa cek bodi apakah ada goresan kecil atau cat yang rusak. Cek tanggal perakitan, interior mobil apakah ada yang mengelupas, lampu-lampu dan indikator, roda cadangan, kunci atau alat bengkel standar, dongkrak, aksesori dan bonus tambahan lain yang tertera dalam kontrak.
Khusus untuk mobil bekas, kita harus jeli tentang mesinnya. Berikut beberapa saran dari penulis:
  1. Suara mesin. Pastikan suara mesin masih halus dan konstan saat dihidupkan dalam keadaan peranti audio dan AC mati. Pastikan juga mesin terbebas dari suara seperti gesekan atau benturan logam. Cara ini bisa dicoba di tempat yang hening dalam durasi tiga sampai lima menit. Cara tersebut bisa diulangi beberapa kali dengan membuka kap mobil. Pastikan mesin tidak tersendat atau tersengal.
  2. Oli dan bahan bakar tidak bocor. Lihat bagian bawah mobil, ada rembesan oli atau cairan lain. Pada mesin juga demikian, serta lihat kondisi baut dan mur. Jika ada yang kendor, tanyakan langsung ke pemiliknya. Rembesan oli atau baut yang kendor biasanya indikasi bahwa mobil itu pernah mengalami masalah tertentu.
  3. Tanda di ujung knalpot. Ujung knalpot dapat kita pakai untuk menaksir kondisi mesin. Bersihkan dulu ujung knalpot, kemudian hidupkan mesin dan hentakkan pedal gas beberap kali atau kita bawa mobil itu berkeliling. Lihat kembali ujung knalpot, jika berwarna hitam lagi dan banyak jelaga, berarti bahwa campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar sudah tidak ideal lagi. Hal ini berpengaruh pada akselerasi dan pemborosan bahan bakar.
Untuk mengecek kondisi bodi, meskipun tampak mulus dengan warna kinclong, perlu diperhatikan hal berikut:
  1. Cek besi. Jika kita buka kap mobil depan dan ada besi bagian depan ada cacat, bekas las, maupun dempul pada semua permukaan (terutama di bagian ujung dekat sepatbor), bisa dipastikan mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan. Besi bagian belakang dapat diperiksa dengan cara membuka bagasi atau pintu belakang.
  2. Cek kaca. Kecelakaan hebat sering membuat kaca bagian depan pecah. Kita bisa memeriksa bagian bawah kaca di sisi kiri atau kanan untuk mengetahui kaca depan mobil itu pernah diganti atau belum. Jika belum pernah diganti, pada kaca asli terdapat cap dari produsen mobil itu.
  3. Cek nat. Nat atau lekukan garis pada bagian samping mobil bisa kita lihat apakah masih lurus atau tidak. Misalnya nat antara pintu samping dengan sepatbor depan atau belakang. Jika salah satu tidak lurus lagi, dicurigai bahwa bagian itu pernah diganti atau didempul dan dicat ulang.
  4. Cek cat. Siang hari adalah saat yang tepat untuk memeriksa cat mobil. Saat sinar matahari cukup dan kita mengambil jarak agak jauh dari mobil, proses pengecatan yang tidak sempurna atau asal akan dapat kita ketahui melalui kualitas cat yang terlihat belang.
Beberapa jenis mobil dengan kegunaanya:
  1. Sedan
  2. Hatchback. Jenis mobil ini memiliki bagian belakang melengkung sekaligus berfungsi sebagai pintu belakang yang menyatu dengan kaca belakang. Jenis ini biasa disebut sedang tanpa bagasi.
  3. Sport Utility Vehicle (SUV)
  4. Multi Purpuse Vehicle (MPV)
  5. Pikap 
Bagian berikutnya dari buku ini adalah tentang modal. Untuk membeli mobil, pembaca diminta untuk kreatif dengan menjadikan mobilnya nanti sebagai sarana lumbung uang. Cara menjadikan mobil sebagai lumbung uang dicontohkan dengan beberapa kisah sukses. Terkait lumbung uang tersebut, penulis juga mengupas tentang bisnis memanfaatkan mobil, seperti:
  • Usaha bengkel servis mobil (klinik tanpa dokter)
  • Rental mobil plus plus plus
  • Beli - jual - beli mobil
  • Jasa cuci mobil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot